Senin, 03 Januari 2011

Tanda Baca

1. Tanya (?)
Pada awalnya, dalam bahasa latin, untuk mengindikasikan pertan
yaan, orang harus menuliskan kata "Questio" di akhir kalimat untuk menandakan bahwa kalimat tersebut adalah kalimat tanya. Maka untuk menghemat tempat, kata tersebut akhirnya disingkat menjadi qo, yang kemudian dimampatkan lagi menjadi huruf q kecil diatas huruf o, yang akhirnya makin lama makin habis menjadi titik dan garis mirip cacing, persis seperti tanda tanya kita sekarang.
2. Seru (!)
Seperti tanda tanya, awalnya juga dimulai dengan menumpuk huruf. Tanda ini berasal dari kata dalam bahasa Latin "io" yang berarti "seruan kegembiraan". ketika huruf i ditulis diatas huruf o, lama-lama dipersingkat seperti tanda seru kita sekarang ini.
3. Sama Dengan (=)
Ditemukan oleh ahli matematika Inggris Robert Recorde pada 1557, dengan pemikiran seperti ini (dalam bahasa Inggris kuno) "I will settle as I doe often in woorke use, a paire of paralleles, or Gmowe [i.e., twin] lines of one length, thus : , bicause noe 2 thynges, can be more equalle." atau terjemahannya: "Aku akan menggunakan tanda ini seperti biasanya, sepasang garis sejajar, atau kembar dengan panjang yang sama, karena tidak ada dua hal lagi yang bisa lebih sama dengan dua garis sejajar ini." Tanda sama dengan asli temuan Robert setidaknya 5 kali lebih panjang dari yang kita kenal sekarang.

Minggu, 02 Januari 2011

Aku Cinta Kamu dalam 101 Bahasa

  1. Afrika – Ek het jou lief
  2. Al bani - Te dua
  3. Arab – Ana behibak (kepada cowok)
  4. Arab – Ana behibek (kepada cewek)
  5. Armenia – Yes kez sirumen
  6. Bahasa Tanda Tulis - ,\,,/ (berdasarkan posisi jari ketika menuli “I love you”.
  7. Bambara – M’bi Fe
  8. Bengali – Ami tomake bhalobashi (dibaca: amee toe ma kee bhalo bashee)
  9. Belanda – Ik hou van jou

Setia


Bulan-bulan terakhir ini Haarits agak gelisah. Ada perubahan di pola pikirnya.

Pada dasarnya dia normal dari segi kecenderungan seks. Jika melihat perempuan cantik, tentu dia akan tertarik. Itu hal yang biasa.

Tapi itu dulu, dan sekarang tidak lagi.

Haarits masih mengakui perempuan-perempuan yang pada dasarnya cantik itu adalah cantik. Dia masih bisa menemukan kecantikan-kecantikan pada banyak perempuan yang dipapasinya tiap hari atau artis di TV. Namun dia kehilangan rasa ketertarikan pada kecantikan macam itu.

Dia tidak tahu apa-apa kenapa ini semua terjadi setelah dia mengenal Najwa. Sayangnya, Najwa tidak tahu itu.[]

Mr. Perfect


"Aku suka sadar bahwa manusia butuh berbuat ceroboh."

Pada beberapa kesempatan, aku membenci diri sendiri. Bagaimana tidak, otakku selalu saja larut dalam beberapa pertimbangan-pertimbangan yang panjang, telliti, sistematis, memilah-milah kemungkinan terburuk dan prediksi-prediksi ke depannya untuk semua hal yang akan kulakukan.
Pada beberapa kesempatan di mana kita bisa memilih, tahap-tahap di atas memang diperlukan. Namun, bukan berarti semua kesempatan harus melalui semua tahap. Di mana suatu kesempatan tersebut menuntut kita untuk melakukan spontanitas dan tidak jarang alasan dari spontaniitas tersebut bersikap abstrak.
Makanya itu, dalam beberapa kesempatan, aku selalu dibuat membenci diriku sendiri. Aku selalu berfikir untuk berbagai hal, selalu mencari-cari agar kesempatan yang ada di hadapanku mencapai strata perfect. Namun pada akhirnya, aku hanya dapat berfikir, tidak bertindak karena memang tidak sempat karena terlalu banyak pertimbangan hingga mengahabiskan waktu dan kesempatan itu berlalu.

"Lagi-lagi aku suka sadar bahwa menjadi Mr. Perfect tidak selalu indah."[]

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

Diberdayakan oleh Blogger.